Urban News

Magister Kenotariatan UNTAR Buka Kelas Jumat-Sabtu

Program Megister Kenotariaan, Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara (FH – UNTAR).

Jakarta, URBAN NEWS INDONESIA – Program Pascasarjana Magister Kenoariatan (M.Kn.), Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara (FH-UNTAR) membuka peluang bagi lulusan S1 Hukum untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 Kenotariatan.

Pasalnya, Magister Kenotariatan UNTAR memberikan kemudahan kuliah melalui penyediaan waktu perkuliahan yang cocok untuk pekerja maupun fresh graduate. Waktu perkuliahan terdiri dari dua pilihan yaitu kelas sore Senin – Jumat pukul 18.30 – 21.00 dan kelas Jumat dan Sabtu.

“Banyak profesional bidang hukum tidak memiliki banyak waktu untuk melanjutkan studi Notariat, untuk menjawab kebutuhan tersebut UNTAR membuka kelas Jumat dan Sabtu dengan biaya kuliah standar tanpa mengurangi kualitas dengan fasilitas yang sangat lengkap,” demikian disampaikan Humas Fakultas Hukum, Universitas Tarumanagara, Dr. Urbanisasi, SH. MH., pada keterangan di Jakarta, Senin (25/12/2017)

Pendaftaran calon mahasiswa Program Magister Kenotariatan UNTAR Tahun Ajaran 2018 sudah dibuka sejak Desember 2017 hingga Januari 2018.

“Peneriamaan mahasiswa baru Magister Kenotaraiatan UNTAR dibuka setiap semester. Semester yang akan datang ini, kuliah efektifnya akan diselenggarakan 5 Februari 2018,” jelas Urbanisasi saat dimintai keterangan.

Syarat utama untuk mengikuti pendidikan Magister Kenotariatan UNTAR minimal berijazah Sarjana Hukum (S1) dari perguruan tinggi yang telah Terakreditasi BAN PT.  Ketentuan lainnya yakni mengikuti Ujian Seleksi Masuk (USM) secara tertulis dan wawancara.

Lebih lanjut Urbanisasi menjelaskan, masa perkuliahan Program Magister Kenotariatan di UNTAR diselenggarakan dengan sistem SKS selama 4 semester atau kurang lebih dua tahun.

“Bagi mahasiswa yang berhasil menyelesaikan kuliah mempunyai hak menyandang gelar Magister Kenotariatan (M.Kn). Untuk program ini dilakukan kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan, pemerintah, para notaris senior, maupun organisasi profesi dari dalam dan luar negeri untuk mendukung perkuliahan,” ungkap Urbanisasi.

Menurut Urbanisasi, program Magister Kenotariatan di UNTAR telah menerapkan standar kompetensi, salah satu diantaranya memberikan bekal keterampilan kepada mahasiswanya melalui pembelajaran teori dan praktek serta penelitian. Para calon notaris atau profesional bidang kenotariatan memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri melalui program dan fasilitas lengkap yang disediakan.

Dalam program Magister Kenotariatan ini, lanjut Urbanisasi, Fakultas Hukum UNTAR juga mengembangkan kompetensi hukum kenotariatan yang berwawasan global dengan mengacu pada nilai-nilai keluruhan profesi.

“Untar ingin menghasilkan lulusan Magister Kenotariatan yang berintegritas, profesional, dan berjiwa enterpreneur serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan profesi,” tegas Urbanisasi.

Program Magister Kenotariatan UNTAR ingin menghasilkan lulusan Magister Kenotariatan yang kompeten dalam mengaplikasikan ilmu Kenotariatan kepada masyarakat. Hal ini searah dengan Visi Magister Kenotariatan UNTAR “Menjadi program studi kenotariatan yang unggul, berintegrasi dan profesional serta berwawasan global dengan mengacu pada nilai-nilai ke-Indonesia-an, menjunjung tinggi keluhuran profesi, harkat dan martabat manusia”.

Dalam rangka meningkatkan mutu lulusan maka Program Magister Kenotariatan UNTAR telah menyusun kurikulum Program Studi Magister Kenotariatan bekerjasama dengan Asosiasi Penyelenggara Program Magister Kenotariatan, Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (INI), dan Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-PPAT) serta pemangku kepentingan lainnya.

Metode pembelajaran Magister Kenotariatan UNTAR disesuaikan dengan standar capaian pembelajaraan dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) oleh Kementrian Riset, Teknologi DAN Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Hal ini dianggap penting untuk menghasilkan lulusan Magister Kenotariatan UNTAR yang memiliki sikap dan tanggung jawab (soft skill), pengetahuan serta ketrampilan (hard skill) sesuai kebutuhan masyarakat dan tuntutan zaman.

Urbanisasi menyatakan bahwa Indonesia memiliki banyak aspek yang memerlukan legalitas. Hal itu membuat legalitas formal menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan sebab terkait dengan hak kepemilikan, termasuk menjadi Magister Kenotariatan untuk melanjutkan karir menjadi Notaris, Pengajar, atau tenaga profesional lainnya.

“Sehingga pembukaan Prodi Magister Kenotariatan UNAR merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat melalui layanan pendidikan Kenotariatan yang berkualitas, profesional, dan kompeten,” jelas Urbanisasi.

Info seputar Magister Kenotariatan UNTAR dapat diakses melalui website resminya http://untar.ac.id/fh/magister-kenotariatan/  untuk mendapatkan informasi yang lengkap dan pelayanan yang dibutuhkan. [UNI/Marsel].

Related Posts