Urban News

Penutupan Asian Games 2018, Indonesia Urutan Ke 4

Jakarta, URBAN NEWS INDONESIA – Perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, Indonesia telah berakhir dengan penuh makna sukacita. Kompetisi olahraga terbesar se Asia yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 18 Agustus 2018 ini, resmi ditutup kembali secara resmi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu, (2/8/2018).

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Indonesia berhasil mencetak sejarah dengan mencapai prestasi tertinggi selama pelaksanaan Asian Games sejak tahun 1951.

“Ini adalah capaian prestasi tertinggi Indonesia dalam sejarah keikutsertaannya di Asian Games, dari peringkat 17 pada Asian Games ke-17 dengan empat medali emas di Incheon, Korea Selatan; naik ke peringkat empat dengan 31 medali emas di Jakarta kali ini,” ungkapnya saat menyampaikan pidato.

Wapres JK mengatakan dengan perolehan 98 medali di Asian Games ke-18 ini, maka rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dapat semakin diperkuat, dengan meningkatkan rasa toleransi dalam kemajemukan Indonesia.

“Oleh karenanya, sangat penting untuk menjadikan momen penguatan rasa persatuan dan jati diri bangsa, yang majemuk dan toleran, yang memiliki semangat juang tinggi untuk meraih kemajuan, kesejahteraan dan perdamaian bersama,” ucap Ketua Dewan Pengarah Inasgoc tersebut.

Indonesia berhasil mencapai target di Asian Games 2018, dengan berada di urutan ke-empat setelah China, Jepang dan Korea Selatan. Atlet nasional Indonesia berhasil meraih total 98 medali dengan rincian 31 emas, 24 perak dan 43 perunggu.

Dalam Upacara Penutupan Asian Games ke-18 tersebut, turut hadir mendampingi Wapres Jusuf Kalla antara lain Presiden Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach, Presiden Dewan Olimpiade Asia Ahmad Al-Fahad Al-Sabah, Ketua Inasgoc Erick Thohir, Ketua Kontingen Indonesia Syfruddin, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, serta Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Berikut perolehan medali Indonesia pada ajang bergengsi ‘Energy of Asia’ ini, yakni:

Perolehan 31 Medali Emas, yaitu :

Tiara Andini Prastika (downhill) Eko Yuli Irawan (angkat berat) Defia Rosmaniar (taekwondo) Lindswell Kwok (wushu) Tim putra ketepatan mendarat (paralayang) EKhoiful Mukhib (downhill), Jafro Megaranto (paralayang) Aries Susanti Rahayu (panjang tebing) Tim putra LM8+ (dayung) Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi (tenis) Nunu Nugraha, Asep Yuldan Sani, Anggi Faisal (pencak silat) Aji Bangkit Pamungkas (pencak silat) Komang Harik Adi Putra (pencak silat) Iqbal Candra Pratama (pencak silat) Sarah Tria Monita (pencak silat) Abdul Malik (pencak silat) Tim putra Indonesia 2 (panjat tebing) Tim putri Indonesia 1 (panjat tebing) Jonatan Christie (bulu tangkis) Marcus F Gideon/Kevin Sanjaya (bulu tangkis) Sugianto (pencak silat) Ayu Sidan Wilantari dan Ni Made Dwiyanti (pencak silat) Pramudita Yuristya, Lutfi Nurhasanah, Gina Tri Lestari (pencak silat) Pipiet Kamelia (pencak silat) Hanifan Yudani (pencak silat) Wewey Wita (pencak silat) Tim quadrant putra (sepak takraw) Rifki Ardiansyah Arrosyid (karate) Aqsa Sutan Aswar (jetski) Puspa Arumsari (pencak silat) Yolla Primadona-Hendy (pencak silat).

Perolehan 24 Medali Perak, yaitu:

Edgar Xavier Marvelo (wushu) Tim putri ketepatan mendarat (paralayang) Tim putra (bulu tangkis) Tim Putra LM4 (dayung) Puji Lestari (panjat dinding) Tim putra quadruple scull (dayung) Aero Sutan Aswar (jetski) Sri Wahyuni Agustiani (angkat besi) Rifda Irfanaluthfi (senam) I Gusti Bagus Saputra (BMX) Tim perahu naga putri (dayung) M Sejahtera Dwi Putra (menembak) Emilia Nova (atletik) Tim TBR 1.000 meter (kano/kayak) Tim putra Indonesia 1 (panjat tebing) FajarAlfian/Rian Ardianto (bulu tangkis) Riska Andriyani (kano/kayak) Tim Indonesia 1 (voli pantai) Regu putra (sepak takraw) Diananda Choirunisa (panahan) Jason Dennis Lijnzaat (skateboard) Elbert Sie (soft tenis) Sanggoe Darma Tanjung (skateboard).

Perolehan 43 Perunggu :

Surahmat (angkat besi) Nining Porwaningsih (downhill) Puja Riyaya (wushu) Julianti & Rokayah (dayung) Rika Wijayanti (paralayang) Aspar Jaelolo (panjat tebing) Tim putri Women’s Four (dayung) Agus Prayoko (senam) Aqsa Sutan Aswar (jetski) Ganda putra (sepak takraw) Wiji Lestari (BMX) Ahmad Zigi Zaresta Yuda (karate) Cokorda Istri Agung Sastya Rani (karate) Amri Rusdana (pencak silat) Tim putra TBR 500 meter (kano) Jintar Simanjuntak (karate) Tim mixed (bridge) Tim supermixed (bridge) Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (bulu tangkis) Greysia Polii/Apriyani Rahayu (bulu tangkis) Sapwaturrahman (atletik) Dita Juliana/Putu Dini (voli pantai) Anthony Sinisuka Ginting (bulu tangkis) Tim Indonesia 2 (voli pantai) Riau Ega (panahan) Pevi Permana (skateboard) Achmad Hulaefi (wushu) Tim putri (bulu tangkis) Tim putra (sepak takraw) Yusuf Widianto (wushu) Prima Simpatiaji (soft tenis) Dwi Rahayu Pitri (soft tenis) Bunga Nyimas (skateboard) Khasani Najmu Shifa (kurash) Tim cross country putri (paralayang) Tim cross country putra (paralayang) Riska Andriyani/Nur Meni (kano/kayak) Tim quadrant putri (sepak takraw) Henky Lasut-Eddy Manoppo (bridge) Lushe Olha Bojoh-Taufik Gautama Asbi (bridge) Tim putra (soft tenis) Huswatun Hasanah (tinju) Sunan Agung Amoragam (tinju). [UNI/Marsel].

Sumber : Asian Games 2018

Related Posts