Urban News

Didaulat Sebagai Ketua PSTI Kabupaten Mamasa, Urbanisasi Akan Selenggarakan Liga Sepak Takraw Antar Kecamatan

Didaulat Sebagai Ketua PSTI Kabupaten Mamasa, Urbanisasi Akan Selenggarakan Liga Sepak Takraw Antar Kecamatan

Mamasa, URBAN NEWS INDONESIA – Dr. Urbanisasi, SH., MH., CLA., CIL., dipilih menjadi Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Mamasa masa periode 2018-2022. Surat Keputusan (SK) pengukuhan personalia pengurus PSTI Kabupaten Mamasa ini dikeluarkan oleh pengurus PSTI Provinsi Sulawesi Barat dengan nomor: 042/SK.Pengprov.PSTI/V/2018.

Pasca ditetapkan sebagai pimpinan tertinggi organisasi Sepak Takraw di Kabupaten Mamasa, Urbanisasi langsung membenahi internal kepengurusan dan mempersiapkan atlet-atlet yang akan ikut dalam perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Majene bulan november mendatang. Urbanisasi optimis, tim Sepak Takraw dari Mamasa akan juara dalam kompetisi olahraga terbesar di Sulbar itu.

“Kami dari pengurus PSTI Kabupaten Mamasa mendukung penuh semua atlet-atlet, pelatih, dan crew untuk mempersiapkan diri menghadapi Porprov di Majene mendatang. Kami optimis, Mamasa yang akan juara takraw di tingkat provinsi Sulbar untuk bisa mewakili ke tingkat nasional nantinya,” ungkap Urbanisasi saat dijumpai awak media di lapangan tennis Mamasa, Selasa (11/09/2018).

Dalam program kerja kepengurusannya, Urbanisasi akan menyelenggarakan liga sepak takraw se kabupaten guna menjaring bibit yang berbakat pada cabang olahraga ini di Mamasa. Menurutnya, dengan penyelenggaraan turnamen seperti ini pemain berbakat dari pelosok  mamasa akan muncul lebih banyak, sehingga kedepan akan berkontribusi, berkompetisi pada cabang ini di tingkat Nasional. Liga sepak takraw akan diikuti perwakilan kecamatan se Kabupaten Mamasa.

“Kami telah rumuskan, dalam waktu dekat setelah mengikuti Porprov di Majene, PSTI akan menyelenggarakan liga sepak takraw se Kabupaten Mamasa. Sepak Takraw ini kan berangkat dari hobby masyarakat mamasa yang dapat dimaikan dengantmuda di seluruh wilayah Mamasa. Dengan demikian anjang ini  kemudian menjadi event  untuk mempertemukan para pemain takraw dalam suatu kompetisi daerah melalui turnamen antar kecamatan untuk menemukan bibit baru secara berkesinambungan,” ungkap Urban yang juga Advokat berasal dari Mamasa yang berkedudukan di Jakarta.

Urbanisasi, yang berlatar belakang Sekolah Guru Olahraga  memiliki kedekatan emosional dengan Presiden Wasit PSTI  sekaligus wasit Komite Olahraga Intenational dan saat ini sebagai sekum  PSTI Sulbar. Urbanisasi dan kepala UPTD Dispora / BPLP provinsi Sulbar ini keduanya merupakan jebolan SGO Negeri Pare-Pare Tahun 1991.

Muhammad Sabir adalah pemain Indonesia yang kami catat 2 kali menghantarkan Indonesia jadi juara Dunia serta sempat menjadi Pelatih Takraw pada Pelatnas. Hal ini menjadi modal bagi pengurus PSTI dan atlet-atlet takraw Kabupaten Mamasa untuk melangkah ke tingkat nasional maupun tingkat Dunia dibawah kepemimpinan Urbanisasi.

Struktur Organisasi PSTI Kabupaten juga didukung oleh susunan pengurus yang diharapkan dapat memberi sumbangsi pada  sepak takraw Mamasa. Adapun susunan Pengurus PSTI Kabupaten Mamasa yakni :

1. Pelindung : Bupati Mamasa, Wakil Bupati Mamasa, Ketua DPRD Mamasa, Sekretaris Daerah, Kepala BPKAD, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Mamasa.

2. Penasehat : Kapolres Mamasa Kodim 1418 Mamasa, dan Kejaksaan Mamasa.
3. Pembina : Koni Kabupaten Mamasa dan Marsekal Muda TNI (Purn) Masmun Yan Manggesa, SE., MBA.

4. Pengurus Harian : Dr. Urbanisasi, SH., MH., CLA., CIL. sebagai Ketua Umum, Yos Marsi (Ketua Harian), Iriance Demmarua (Sekretaris), Reski Masran (Wakil Sekretaris), Austina P. (Bendahara), dan Yosvi Ferdy (Wakil Wakil Bendahara).

5. Bidang-bidang seperti Bidang Pembinaan Prestasi, Bidang Usaha dan Dana, Bidang Pertandingan dan Perwasitan, Bidang Humas dan Promosi, yang memiliki masing-masing ketua bidang dan anggota-anggotanya.

Kelengkapan struktur dan semangat dari para atlet, pelatih dan pengurus dapat menjadi energi kuat yang akan memajukan sepak takraw Mamasa dan membawa nama baik daerah di berbagai tingkatan pertandingan yang akan dilalui kelak. Partisipasi dari semua pihak termasuk pemerintah daerah dan masyarakat umum menjadi faktor penentu kemajuan sepak takraw Kabupaten Mamasa. [UNI/Marselinus]

Related Posts