Urban News

Pendidikan Di Pana’ Memprihatinkan

Pendidikan Di Pana’ Memprihatinkan

URBANNEWS.CO.ID – Pengembangan sektor pendidikan di Kecamatan Pana’ Kabupaten Mamasa sangat memprihatinkan. Hal itu dipengarui dari minimnya jumlah guru di wilayah tersebut serta kurangnya fasilitas belajar.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Tehnik Daerah (UPTD) Pendidikan di Pana’, Boro Marthen Luther saat ditemui ditemui di ruang kerjanya, senin (14/3/2016). Dari pantuan yang dilakukan ke sejumlah satuan pendidikan di Kecamatan Pana’ baik itu, tingkat SD, SMP, Maupun SMK. Kendala utama yang dikeluhkan adalah kurangnya guru dan minimnya fasilitas belajar-mengajar.

“Faktor utama yang membuat guru memilih tidak tugas di Kecamatan Pana’ karena masalah wilayah yang masih tergolong tertinggal atau terisolir sehingga harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk menjangkau wilayah ini. Baru-baru ini, sejumlah warga Pana’ yang lulus CPNS melalui K2 bahkan memilih untuk mengajar di kota karena Pana’ masih sulit dijangkau akses jalan terlebih lagi akses komunikasi,”tutur Boro.

Lanjutnya, Jumlah sekolah di Kecamatan Pana’ adalah, 17 SD, 5 SMP dan 1 SMK. Keluhan di tiap sekolah tersebut hampir sama yakni masalah, guru dan fasilitas sekolah. “Kami berharap Pemerintah Daerah baik itu, Provinsi Sulbar maupun Kabupaten Mamasa mendalami kendala yang ada agar generasi di Pana’ juga mengeyam dunia pendidikan dengan baik,”ujarnya.

Reporter              : Nelpan

Editor                   : Ria

Related Posts